Surat Pertama dan Terakhir di Tanganmu.

Entah ada berapa banyak kata yang tertulis pada lembar-lembar kertas itu. Berisi hal-hal yang mungkin penting dan juga ku anggap sebagai basa-basi untuk memulai pembicaraan. Entah ada berapa rasa yang teraliri saat jari jemari mulai menulis, saat bertanya kabarmu, saat menuliskan sedang apa kamu, atau pernyataan tentang kebenaran.

Sejenak aku diam, lalu tak tahu harus menuliskan apa. atau sesaat aku bisa menuliskan dengan lancar semua yang ada di pikiran dan perasaan. Semua mengalir seperti airmata yang jatuh tepat di punggung tanganku.

dan aku telah menyelesaikan surat itu hingga mendarat tepat di tanganmu.

Surat pertama dan terakhir, penuh maaf.

 

Malam Puisi Palembang #9

Hai.. udah lama banget enggak buat postingan Malam Puisi di blog ini. Bukan males sih, tapi ada beberapa hal. Pertama, saya enggak bisa hadir dalam 1 atau 2 Malam Puisi dan kedua, karena waktu Ramadhan kemarin, Malam Puisi Palembang sedang libur. Dan ini adalah Pelaksanaan Malam Puisi setelah libur Puasa. Ini adalah Malam Puisi yang ke 9. Temanya tentang Merdeka, bagaimana kita mengartikan merdeka kita sendiri, memilih merdeka kita sendiri.

Malam Puisi Palembang 9

Kali ini Malam Puisi mencoba suasana baru, yaitu dilaksnakan di tempat yang baru yaitu Angkringan 777 dan seperti biasa acara di mulai pukul 19:00. Sementara menunggu para penikmat puisi yang datang, acara Malam Puisi di isi dengan Home Accoustic. Pada pukul 20:00 para penikmat puisi satu-persatu mulai berdatangan. Seperti Malam Puisi sebelumnya, pembukaan acara adalah dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai satu bentuk cinta terhadap bangsa ini dan setelah itu langsung di isi dengan pembacaan puisi oleh salah satu penggerak Malam Puisi Palembang.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Alhamdulilah, banyak teman-teman yang hadir di Malam Puisi Palembang meski dengan suasana yang baru, mereka masih ingin menikmati puisi-puisi dari teman-teman. Ada teman-teman dari Stand Up Comedy Palembang, Teater Gembok, Relawan Peduli Pendidikan, Riecoustic, dan teman-teman penikmat puisi lainnya. Enggak hanya puisi, ada juga penampilan puisi kocak dari teman-teman stand up comedy palembang, musik akustik, dan musikalisasi puisi.

SONY DSC

SONY DSC

Acara berjalan dengan asik hingga pukul 22:15, dan Malam Puisi Palembang ke 9 selesai. Alhamdulilah, para penikmat puisi masih setia dengan Malam Puisi Palembang. Malam Puisi mengucapkan banyak terima kasih kepada semuanya yang telah melancarkan acara ini lagi, dari tim penggerak, teman-teman pencinta puisi dan komunitas-komunitas lain yang ingin datang dan menyaksikan. Kepada teman-teman dari Angkringan 777 yang menyediakan tempat. dan saya sebagai salah satu yang mewakili dari Kru Angkringan 777 juga mengucapkan terima kasih kepada Teman-teman Malam Puisi Palembang yang telah mempercayakan Angkringan 777 menjadi tempat pelaksanaan Malam Puisi ke 9, semoga bisa sangat membantu meskipun dalam keterbatasan.

 

So, tunggu Malam Puisi Palembang yang selanjutnya ya. :D

Datang, Dengar, dan Bacakan Puisimu!!!

This slideshow requires JavaScript.

 

Merdeka!!

Hari ini tepat tanggal 17 Agustus 2014, Hari kemerdekaan Republik Indonesia. :D berarti sudah 69 tahun Indonesia telah merdeka.

Hmm.. apa sudah benar-benar merdeka?

Aku sih enggak terlalu tahu gimana arti merdeka yang sebenarnya. Bebas dari para penjajah kah? atau dari koruptor, atau bisa hidup tenang dan melakukan apa saja? mungkin semua orang punya pendapat masing-masing ya kan bagaimana arti merdeka mereka sendiri. Arti merdeka menurut kalian apa ya?

Kalo 17 Agustus kayak ini identik dengan upacara bendera. Banyak sekolah-sekolah, instansi pemerintah atau yang lain melakukan kegiatan upacara bendera, meski hari minggu kayak ini. Jadi kangen ikutan upacara bendera, dan selalu menjadi suruhan temen-temen untu jadi barisan paling depan. :D

Lalu juga kangen ikut lomba-lomba, kayak panjat pinang, makan kerupuk (enggak pake nasi), balap kelereng, dan lain-lain. Tapi enggak keliatan di sekitar rumah yang buat acara kayak itu, atau aku aja ya yang enggak terlalu rajin ngeliat situasi di sekitar rumah. Gimana di tempat tinggal kalian, ada lomba-lomba? ikutan enggak?

Kita harus bangga menjadi bagian bangsa Indonesia yang luar biasa, dan tetap harus menjadi warga yang baik. Tak lupa selalu mendoakan para pejuang yang telah mengorbankan diri mereka untuk memerdekakan Indonesia. :D

Sekali lagi MERDEKA!! buat bangsa Indonesia. :D

Satu Titik

Ada kalanya manusia di tempatkan pada titik harus memilih, lalu meninggalkan dan menyesal. Dimana menjadi satu titik lemah bagi manusia.

Lalu yang menjadi ketakutan adalah ketika beberapa orang hanya bisa menilai orang lain dari satu sisi, satu sumber dan terlalu jauh menghakimi orang lain. Dan kebencian kebencian itu perlahan hadir di tengah rasa peduli yang tersimpan.

Kita tak pernah berharap seseorang akan mengerti situasi kita, terkadang kita hanya ingin orang itu tahu yang sebenarnya.

Kembali pada rasa peduli yang tak perlu teraliri benci,
Dan doa doa yang berisi banyak kebaikan.

Aminnn….

Sahabat

Karena persahabatan tidak hanya ada manisnya, dan pahit pun akan menyertai. Kemudian yang sejati itu adalah yang ingin terus mempertahankan persahabatan dalam sebuah kebaikan, lalu memaafkan apa yang telah menjadi keburukan.

-dyaz afryan-