Mimpi dan Pesta Rindu

Aku selalu ingat bagaimana kita bercerita tentang mimpi,

tentang bunga-bunga tidur yang membuat kita bahagia saat terlelap,

dan senyum yang  melengkung setelahnya.

Aku tak pernah berhenti mengingat kala mimpi itu adalah tentang pertemuan kita.

Berpesta rindu.

Merayakan setiap pertemuan lewat pejam mata,

menjadi penghubung antara dua kota, dua jiwa, satu cinta, kita.

3 Tahun

Sebelumnya juga pernah membuat judul postingan yang hampir sama. “3 Years”. Tapi kali ini berbeda dan ini bukan soal pekerjaan, tapi melainkan, hari jadinya Blog ini.

HOREEEE!!! hari ini blog ini berulang tahun.. dan umurnya udah 3 tahun.

enggak terasa banget udah menulis sepanjang 3 Tahun, ya walaupun enggak banyak yang ditulis, dan enggak bagus-bagus dan bermanfaat banget. Maaf ya teman-teman, kalo blog ini hanya menggangu kalian-kalian semua.

Tercatat sudah 390 postingan yang udah ditulis di sini, berbeda jauh dengan jumlah-jumlah hari selama 3 tahun. Belum jadi blogger yang aktif banget yak… :D

Semoga blog ini akan tetap bisa eksis dengan postingan-postingan yang bermanfaat dan berguna, atau paling enggak bisa jadi penghibur atau sedikit jadi inspirasi buat temen-temen blogger yang mampir dan membaca. :D

amiiinnnn…

Happy Birthday… :D

Welcome October

Haiii.. Oktober kini udah tiba. Enggak terasa 30 hari di bulan September udah dilaluin. Hmmm..

Ada apa aja nih selama bulan September?

Ada hal istimewa? ada kejadian sedih kah?

Alhamdulilah September ini banyak memberikan perlajaran baru, ada hal-hal istimewa yang terjadi.

Senangnya itu ada Ulang tahun Ibu, ulang tahun Malam Puisi Palembang, banyak bertemu temen baru, masih bisa menjalani hubungan jarak jauh dan masih banyak lagi.

Sedihnya, saya masih belum mampu memwujudkan impian yang saya idam-idamkan. Mungkin karena terhambat oleh suatu hal dan harus mendahulukan hal yang lebih penting.

Terus berharap bulan Oktober ini bisa lebih baik. Bisa pelan-pelan mewujudkan impian-impian yang tertunda. Bisa jadi pribadi yang lebih baik dari bulan sebelumnya.

Aminnn…

Bagaimana dengan kalian teman? apa harapanmu?

(Musikalisasi Puisi) Sama Sepertiku

Sama Sepertiku

“Kau senang ketika bisa melihatku tertawa, bahagia. Sama Sepertiku.”

—–

Sama Sepertiku

Semesta selalu punya kisah, merangkai titik-titik warna –warni pertemuan kita
Aku Tak pernah menyangka, bahkan kau tak pernah menduga.
Merasa lucu, dan sesekali masih tak percaya.

Kita sama-sama terjebak dalam bait-bait puisi yang kita cipta, sejak kapan?
Entahlah, tiba-tiba kita saling memaknai kalimat-kalimatnya.
Kita menikmati setiap goresan tintanya.

Hei, kamu sekarang berada tepat didepanku, tak pernah merasa canggung, ataupun malu.

Senyum kita beradu, dan membiarkan tatap mata kita menyatu.
Kau senang ketika bisa melihatku tertawa, bahagia. Sama sepertiku.

_dyazafryan_