[Puisi] Kehilangan Tanpa Aba-aba, Tiba-tiba


Aku rindu pada beberapa ingatan, saat aku menatap matamu yang selalu ingin menjauh. Atau kita sadar semuanya tak lagi saling berbagi cerita di kedua mata.

Sayu suaramu mengalun diantara keramaian yang ku hiraukan,

Menebar jarak.

Bahkan sepertinya kita seperti tak ingin tahu jika berada dalam satu ruang.

Kehilangan tanpa aba-aba yang tiba tiba.

Saat itu pilu.

Engkau seakan kuat, atau bepura-pura.

Menyelipkan senyum yang kutahu itu tak baik-baik saja.

Aku rindu pada beberapa kesempatan saat kuingat keping-keping canda yang kulemparkan dan kau tersenyum.

Wajahmu terlintas di lalu lalang manusia yang tak kukenal.

Dan menghilang.

Benar benar menghilang.

Hingga kini, tak kembali.

13 thoughts on “[Puisi] Kehilangan Tanpa Aba-aba, Tiba-tiba

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s