Pertanyaan di Ujung Kemarau

Di ujung biru langit matamu, tak bisa kutebak apa yang sedang terjadi disana.

Dadaku kering. Mataku basah.

Seperti musim yang tak jelas, menjatuhkan banyak daun-daun di tanah yang basah dan anak-anak ranting mulai patah, tak tumbuh lagi.

Lalu, bagaimana dengan hatimu?

Tak tuntas ia tumbuh sempurna, lebih dulu mati dariku.