Senja Untukmu..

Aku berada pada tingkat tertinggi sebuah kerinduan, dan ini aku persembahkan senja manis untukmu..

senjamu...

Senja yang baru saja ku potret dari tempat biasa aku merindumu. Salah satu tempat yang punya sedikit kenangan. Tempat kecil untuk menemukan kenyamanan, ketenangan dan ide-ide.

ini senja yang hangat, membiru pada langit yang luas membentang. Sebuah tanda betapa besar kuasa Tuhan yang harus ku syukuri, termasuk kenangan bersamamu. Tapi kali ini aku bersyukur untuk sebuah cerita baru dibalik senja yang tersenyum.

Padamu, kukirimkan senja sore ini dari kotaku dari atas rumahku dan dari lubuk hatiku.

————-

dan ini adalah sebuah tempat dimana aku membiarkan diriku menikmati setiap kesendirianku..

Tulisan kecil setelah senja akhirnya kembali mengalah pada malam.

_dyazafryan_

Juni yang kembali

31 hari telah dilewati lagi. Mei yang berlalu. Mei yang penuh cerita baru.
Kini juni kembali,mengambil alih kendali. Entah ini yang keberapa kalinya Juni hadi,aku tak mau terlalu perduli. Mungkin juni mengingatkanku akan beberapa cerita. Hufht, ya hanya mengingatkan dan bukan untuk mengembalikan. Karena aku tau aku bakal punya cerita baru lagi di Juni tahun ini. Cerita yang mungkin hanya akan aku kenang atau memang cerita yang akan aku terus tulis nantinya.

Masih mengejar impian yang belum tercapai. Masih terus menggapai harapan yang belum tergenggam. Dan tetap mencari cinta yang belum tersentuh.

Tapi aku masih punya semangat lebih untuk terus mencapai semuanya sampai mereka semua baik impian harapan dan cinta tak segan-segan lagi masuk kehidupku.

Terima kasih Mei yang membawa perubahan positif dan mengajarkan banyak hal yang baru Bahwa jika kau percaya, semuanya bisa terjadi. Memberi banyak teman baru.

Sekali lagi selamat datang Juni. Mendekatlah padaku, mau kan menuliskan cerita-cerita indah lagi?

01:10 dinihari, saat mata ini masih punya daya untuk bercerita.

_dyazafryan_

Hujan hari ini..

Awan hitam bergerak di langit, pertanda mendung sudah hadir pagi ini..

Aku sudah rapi dengan kemejaku, celana jeans hitam dan sepatu hitamku. Keluar pintu rumah dan rintik hujan perlahan turun, semakin deras.. dan sangat deras..

Ku hentikan langkah kakiku dan menunggu. Kembali duduk di ruang tamu rumaku.

Sudah lama hujan tak turun. Hari-hari selalu ditemani oleh sinar-sinar panas matahari dan penuh keringat. Hari ini hujan turun, memberi kesejukan dan memberikan sedikit basah di tanah dan rumput yang telah lama kering.

Deras hujan telah berubah menjadi rintik gerimis kemudian berhenti.. Saatnya aku berbegas untuk pergi, sebelum hujan kembali menghujam bumi.

Siang ini, hujan kembali turun, Gelap.. Deras..

Suasana yang tenang..

Aku suka hujan, sangat suka hujan ketika aku sendiri. Dulu hujan punya cerita tentang cinta, tentang kita.

dan kini hujan turun tanpa ada kisah, hujan turun hanya membawa kisah lama yang telah terpendam.

dan nanti hujan akan punya cerita baru untukku. Cerita yang akan selalu menyejukan seperti hujan hari ini.

Kala aku mendengar bunyi hujan yang jatuh…

_dyazafryan_

Senja yang Terlupa…

” Senja yang Terbenam..Senja yang oranye..senja kita”

senja yang lembayung

Kita pernah berada diatas sini, menikmati hangatnya senja yang akan berpulang. Meresapi Kilau senja yang mengintip lewat pohon tinggi disana. Disini kita saling berbagi kisah, duduk berdua.. Apa kau ingat?..

Pernahkah kau ingin kembali kesini? Menikmati kembali senja. Duduk berdampingan, tersenyum, lalu kau bersandar pada bahu ini dan berkata ” Senja itu adalah kita, dan kita akan selalu berdua disni melihatnya”. Tempat kita bersedih, tempat kita pernah tertawa. Apa kau mau?..

Tapi kini menjadi senja yang terlupa, senja yang tak lagi ditatap oleh 2 pasang mata yang saling mencinta. Senja yang kembali sendiri, senja yang menangis, senja yang pernah bahagia.

senja dan aku

 

Kala senja sendiri, Kala siluet hitam diriku menampakkan kesendirian…

foto by dyaz (17:50 WIB)

_dyazafryan_