Kami Menyayangimu, Bu.

Ini adalah postingan untuk keberapa kalinya di tanggal 10 September. Ada apa?
Ada sesuatu yang spesial di tanggal ini.
Selamat ulang tahun ibu. Tepat hari ini usiamu jadi 45 tahun. Selalu terselip doa dan harapan dibalik tulisan tulisan untukmu. Semoga selalu dalam kebaikan Allah SWT, dalam lindungan-Nya. Selalu sehat, menjadi Ibu yang luar biasa, dilimpahkan rezekinya, dan semua kebaikan.
Amiinnn…

Maaf g bisa ngasih apa-apa, hanya hadiah kecil yang mungkin enggak terlalu spesial. Semoga ibu suka.

wpid-2014-09-10-02-17-30-jpg2

Dan buat semua temen dan sahabat yang juga tepat hari ini berulang tahun, selamat ulang tahun juga ya.

Dan spesial buat Ibu, kami, keluarga kecilmu, sangat menyayangimu.
Love you mom..

580 km

Jangan lagi menyalahkan jarak ataupun lelah terhadapnya, karena jarak kita bertemu, karena jarak kita punya banyak rindu. Mungkin terkadang lelah atau resah, wajar saja.

Mungkin pernah gagal, atau ingin mencoba kembali, bisa saja.

Jarak memberikan pelajaran bahwa setiap detik pertemuan adalah anugerah, adalah bahagia nyata yang harus di syukuri.

Dan setelah pertemuan pertama, yakinkan akan ada pertemuan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya dan hingga benar-benar tak terpisah.

Dan jarak hanya jadi pemisah untuk mata, bukan cinta.

Ini bukan apa-apa, hanya doa untuk 580 km itu.

Satu Titik

Ada kalanya manusia di tempatkan pada titik harus memilih, lalu meninggalkan dan menyesal. Dimana menjadi satu titik lemah bagi manusia.

Lalu yang menjadi ketakutan adalah ketika beberapa orang hanya bisa menilai orang lain dari satu sisi, satu sumber dan terlalu jauh menghakimi orang lain. Dan kebencian kebencian itu perlahan hadir di tengah rasa peduli yang tersimpan.

Kita tak pernah berharap seseorang akan mengerti situasi kita, terkadang kita hanya ingin orang itu tahu yang sebenarnya.

Kembali pada rasa peduli yang tak perlu teraliri benci,
Dan doa doa yang berisi banyak kebaikan.

Aminnn….

Terima Kasih..

Kali ini mau ngepost kecil-kecilan. Sampai saat ini mau ngucapin banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah dengan senang hati memesan buku #HujanRindu. Buku Kumpulan Puisi yang bulan April kemarin sudah live di Nulisbuku.com.

Beribu terima kasih buat temen-temen penikmat puisi di kota-kota di Indonesia, dari Tanggerang, Medan, Palembang, Jakarta, Depok, Bandung, Jogja, Surabaya, Manado dan Maluku Utara. #HujanRindu sudah mendarat di tangan kalian. Semoga kalian dapat menikmati tulisan-tulisan sederhana itu. Tak pernah berharap apa-apa, hanya ingin berbagi perasaan lewat kata-kata. Selebihnya tentang suka, menarik atau lainnya adalah bonus yang bagi saya sangat menyenangkan.

dan ini ada satu testimoni dari Aini yang berada di manado, bisa di baca di sini.

Sekali lagi, terima kasih untuk kalian yang telah membaca #HujanRindu.

This slideshow requires JavaScript.