Lagu yang Pernah Menjadi Favoritmu

Kita pernah melewati masa ini, membenci lagu yang pernah kita sebut sebagai lagu kesukaan, dari lirik, nada hingga makna. Dan menjadi tuli ketika seorang pemusik menyanyikannya di sudut ruang kedai kopi, yang dulu kita sebut tempat favorit.

Kuingat, kau menenangkan rindumu dengan memintaku bernyanyi. Waktu itu, kira-kira pukul 1 pagi dan telingaku sudah panas dipenuhi cerita keseharianmu. Suaraku tak seberapa bagusnya, namun cukup membuatmu bahagia.

Kelak, ingin sekali ku tulis kembali lirik yang tak terselesaikan bersama nadanya dan ku kirimkan padamu agar kau bisa mendengarnya.

Mungkin bagimu terasa tak asing, namun jika kau bersedia, kau bisa menjadikan lagu itu favoritmu.

Atau kau bisa membencinya karena berisi tentang kita. Sekali lagi, ini hanya jeda dari melodi yang mengalun di perempatan jalan saat laju kendaraanku memelan.

Saat itu juga ingin kutahu, apa yang menjadi favoritmu kali ini.

Ditulis untuk #AprilaNulis NBC Palembang