[Musikalisasi Puisi] Tak Lelahkah Kau dengan Ini?


a couple holding hands walking into the sunlight

“Aku tetap mencintamu seperti pertama kali aku memintamu.”

****

Tak Lelahkah Kau Dengan Ini?

Sepasang mataku risau
dan sementara 10 jari tanganku sudah lelah bersengketa denganmu, letih dengan segala emosi.
kenapa kita sering biarkan debat yang tak perlu itu terjadi,
atau kenapa tak kita biarkan saja tawa-tawa itu menggelitik kita sampai mati.

Akhir-akhir ini, sering kutemukan rambutku rontok karena sakit kepala.
namun, kau tahu tak pernah kubiarkan rindu ini habis karena amarah.
dan lalu kita izinkan sepi merayapi satu malam ini, malam ini saja.
dan melupakan semua tentang siapa yang paling bersalah, siapa yang harus mengalah.
tentang apa yang kau benci dan apa-apa saja yang aku tak sukai.
aku pikir, ini tak akan pernah ada habisnya.
dan sementara itu kita telah menghabiskan banyak waktu sia-sia, tanpa bahagia.

tak lelahkah kau dengan ini?
bisik-bisik yang mengusik telingamu.tanpa kau tahu bagaimana hari hari kita masing-masing.
dimana kita?
sedang apa kita?
terbiasakah kau dengan ini?

dimanapun kau saat ini, usir jauh tentang apa yang akan berubah. karena tak ada.
aku tetap mencintamu seperti pertama kali aku memintamu.

11 thoughts on “[Musikalisasi Puisi] Tak Lelahkah Kau dengan Ini?

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s