Aku yang Giat Menulis Tentang Kau


Bisa saja waktu membunuhku saat ini juga. Ia bersama jarak menusukku dalam dalam dengan rindu. Aku bisa apa selain mendoakan kita, lalu menghapus hujan disudut mata yang lama-lama menjadi lautan.

Kunang kunang tidur dalam kegelisahan, begitu juga aku yang mencatat banyak rindu disudut kamar. Beberapa hari tanganku bekerja dengan giat menulis tentang kau. Bagaimana kau melengkungkan senyummu, saat kau memainkan jemariku, bahkan pelukan yang melingkari pundakku.

Di kotaku, aku menanam resah atas mata yang belum mampu menatapmu lekat-lekat. Di kotamu, kau menebar banyak benih benih rindu dan terbang menujuku. Hendakkah kau pulang bersamanya? Melepas rindu yang lama terpenjara. Menghapus airmata yang telah lelah jatuh.

Kekasihku..

Sampai kau berdiri tepat didepanku, bahkan telah pergi memunggungiku. Rindu tak lelah bekerja dikepalaku.

25 thoughts on “Aku yang Giat Menulis Tentang Kau

  1. Sabar ya Kak, semoga kalian berdua cepat dipertemukan. Mungkin perpisahan ini dimaksudkan Tuhan untuk menyiapkan kalian guna menjadi orang yang benar-benar tepat satu sama lain ketika bertemu nanti di waktu yang terbaik menurut Tuhan :amin :hehe.

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s