Kita Bersama Bahagia yang Nyata


Seseorang berbisik padaku tentang ramainya hujan yang turun ketika aku sedang menunggunya reda.

Nyatakah?

atau hanya cerau yang bernada risau.

Sayang, kenapa kita tak biarkan tubuh kita merasakan riuhnya rintik hujan.

dan membiarkan jemari kita basah saat bergandengan.

Lalu dapat kau rasakan bahwa ini nyata.

Seperti engkau yang selalu inginkan kebersamaan,

bahwa tak ada sesuatu yang harus kita takutkan.

Tuhan menjaga setiap langkah yang kita pijakkan.

aku yang ada di sampingmu, Menguatkan.

 

Puisi Balasan “Akan Ada Waktu” oleh Insany Camilia Kamil

#DuetPuisi

27 thoughts on “Kita Bersama Bahagia yang Nyata

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s