Senyawa Rindu


Aku jadikan kekeringan sebagai rindu yang tak tersentuhmu.

Tanah-tanah gersang yang ingin basah, menunggumu datang sebagai hadiah Tuhan yang menyegarkan.

Di setiap aliran yang ingin kau tumpahkan, aku mengharap kehidupan.

Setetes kelembutan, menghapus kekeringan.

Aku, tanah dari senyawa-senyawa rindu.

Yang telah bersiap atas pelukan dari percikan yang kau sebut molekul cinta.

Yang mendambamu lebih dari seekor lebah yang mencari madunya.

Bergegaslah, kehadiranmu adalah segala yang aku tunggu.

Puisi Balasan “Molekul Cinta” oleh Insany Camilia Kamil

#DuetPuisi

10 thoughts on “Senyawa Rindu

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s