580 km


Jangan lagi menyalahkan jarak ataupun lelah terhadapnya, karena jarak kita bertemu, karena jarak kita punya banyak rindu. Mungkin terkadang lelah atau resah, wajar saja.

Mungkin pernah gagal, atau ingin mencoba kembali, bisa saja.

Jarak memberikan pelajaran bahwa setiap detik pertemuan adalah anugerah, adalah bahagia nyata yang harus di syukuri.

Dan setelah pertemuan pertama, yakinkan akan ada pertemuan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya dan hingga benar-benar tak terpisah.

Dan jarak hanya jadi pemisah untuk mata, bukan cinta.

Ini bukan apa-apa, hanya doa untuk 580 km itu.

26 thoughts on “580 km

  1. Dan jarak hanya jadi pemisah mata, bukan cinta.
    hanya jarak yang memisahkan kita, bukan mereka apa lagi dia.😉
    I love you, Abang… Kita tidak pernah kehabisan cara melipat jarak 580km itu, kan?❤

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s