Engkau adalah Pagi yang Kucintai (Musikalisasi Puisi)

Engkau adalah Pagi yang Kucintai

 

“Aku, adalah penikmat setiap warna hidupmu, Dan engkau tetap menjadi pagi yang kucintai.”

——–

Engkau adalah pagi,

Dan aku terbangun untuk selalu mencintaimu.

Bersama hangat mentari, lalu kicau burung-burung yang saling sahut menyahut mengucapkan selamat pagi.

Bahagia telah mampu menyelimuti hari-hari,

dan tawa telah terbungkus rapi menjadi penghias hidup yang baru.

Awan-awan berarak menuju langit yang teduh, biru yang kutunggu.

Semua telah jadi indah, menjadi penabur rindu yang tak lagi ragu.

Tatapanmu, senyummu, gelak tawamu atau sekedar sapaan kecil yang sering kau panggil.

Sempurna, dalam sahajanya cinta.

Aku, adalah penikmat setiap warna hidupmu,

Dan engkau tetap menjadi pagi yang kucintai.