Itu yang Kau Sebut Bahagia?


SONY DSC

Ada yang bersembunyi,

tak mampu aku terka dengan jelas apa yang kau lakukan.

bagaimana senyummu, bagaimana matamu melihat sosokku.

pada hitam-hitamnya waktu, gelap itu semakin pekat, tak terlihat.

Kenapa kau harus bersembunyi di balik topeng duniamu?

Bersandiwara, berlagak kau seperti bahagia, lalu menangis sesedu-sedunya di balik kerasnya topeng itu.

jatuh bayangmu tak sama, seperti tertinggal pada kenyataan.

Lalu untuk apa sebenarnya kau menipu dirimu sendiri?

untuk bahagia orang lain?

untuk berdalih bahwa kau baik-baik saja?

lalu kau biarkan sepi mengurungmu untuk beberapa waktu,

memenjarakan tawamu dengan kejam.

itu yang kau sebut bahagia?

Palembang, 22 Juni 2014

 

68 thoughts on “Itu yang Kau Sebut Bahagia?

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s