Hujan Masih Enggan Reda


Hujan masih enggan reda,

Saat Juni telah mampir mengisi waktu sendiriku.

Waktu telah pagi, dan aku masih saja enggan beranjak memikirkanmu.

Kopi hitamku telah dingin, namun senyummu dari layar telepon genggamku mampu menghangatkan.

Setiap lengkungnya yang merekah, membiarkan mata tetap tak ingin beralih darinya.

Hujan juga tak ingin reda,

menyisakan rindu yang semakin deras saja.

96 thoughts on “Hujan Masih Enggan Reda

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s