Cerita Bersambung Blogger : Airmata di Pasir Iboih


Pengen ngediemin blog, eh malah dapet timpukan lagi. Terpaksa harus di kerjain secara cepet biar tugas-tugas yang lain bisa diselesaikan. Kali ini dapet timpukan cerita bersambung, dan harus ngelanjutin cerita sebelumnya. Haiyaa…. -_-

Okelah kalo begitu siap nulis apa adanya aja ah..😀

Aturan Main :
  1. Meneruskan cerita bersambung dari blogger sebelumnya dengan panjang cerita minimal 100 kata (Lanjutan cerita bebas baik dari segi plot dan alur cerita, dll);
  2. Point of view atau sudut pandang cerita menggunakan sudut pandang orang pertama, seolah-olah penulis/pembaca menjadi tokoh utama di dalam cerita;
  3. Berikan Judul artikel cerita dengan format, Cerita Bersambung Blogger : Judul Cerita;
  4. Pada akhir cerita cantumkan cerita sebelumnya  dengan format, Cerita Sebelumnya : Judul cerita oleh Nama Blogger (Contoh : Cerita Sebelumnya : Habiskan Sepi di Iboih oleh Beby Rischka). Link Judul Cerita ke artikel cerita dan Nama Blogger ke URL Blog;
  5. Setelah selesai menulis cerita, pilih satu teman blogger untuk meneruskan cerita selanjutnya dan beri link URL blog temanmu;
  6. Yuk, bikin cerita ini lebih berwarna. Jangan berhenti di kamu ya…

——

Airmata di Pasir Iboih

…. dalam keindahan alam Iboih. Laut yang biru, suara ombak yang menyapu putihnya pasir pantai, dan tentu saja angin sendu yang membelai lembut kulitku. Tubuh ini sudah merasakan nikmatnya berenang di tepian pantai. Kuletakkan ransel, berlari pelan menuju pantai, melepas dengan cepat kaos dan sepatu yang kupakai. Byur, kubiarkan tubuhku baradu dengan dinginnya air laut itu. Melepaskan penat, mengubur untuk sesaat resah yang baru saja kuterima. Kuhempaskan tubuhku di atas pasir, menatap luasnya langit biru, menikmati hangat terik matahari. Aku tak peduli.

Terasa hangat, sesuatu memaksa keluar dari sudut mataku. Damai itu berhenti untuk sesaat ketika ribuan kenangan kembali memaksa untuk diingat.

Jika aku bersamamu di sini, mungkin akan tampak lebih menyenangkan bukan? Rutukku dalam hati. Airmataku mulai jatuh bersamaan dihempas oleh ombak kecil yang datang. Tubuhku lemas, dan perlahan mataku mulai …..

(bersambung)

—–

Cerita Sebelumnya : Habiskan Sepi di Iboih oleh Beby Rischka

Cerita ini bersambung ke : Aqied

_dyazafryan_

64 thoughts on “Cerita Bersambung Blogger : Airmata di Pasir Iboih

  1. Pingback: Hutang Semesta | Cacatan Hari Hari

  2. Pingback: Cerita Bersambung Blogger : Butir Pasir dan Air Mata | Cacatan Hari Hari

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s