Satu Menit, Satu Paragraf, Satu Rindu: Kamu.


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti pada pertemuan kita. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti tawa kita. Hujan sore ini mampu membuatnya sempurna, dan aku merindukanmu sesederhana rintik hujan itu jatuh.

64 thoughts on “Satu Menit, Satu Paragraf, Satu Rindu: Kamu.

  1. fryan, aku boleh minta bantuanmu bisa nggak. penting. ini menyangkut masa depan winterwing.
    menurutmu cerpen2 di winterwing gimana? sebaiknya dilanjutin atau distop? aku sangat butuh jawabanmu.

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s