Mengeja Bayangmu (Musikaliasasi Puisi)


Mengeja Bayangmu

“Datanglah dengan hati yang bulat penuh agar genaplah anganku.”

———–

MENGEJA BAYANGMU

(Puisi Karya Masya Ruhulessin dan Dyaz Afryan)

Lelah ku didera penat yang menyayat,

bersama perasaan yang tertahan dan masih dalam kepalan tangan.
Masih utuhkah dirimu?

Aku membayangkan perjumpaan dengan dirimu
Pada suatu senja yang merah sempurna
Kau dan aku terlihat tersenyum bahagia
Tapi masalah hati siapa yang  bisa menerka?

Syahdu langkahmu berbisik ditengah ramainya jerit-jerit kerinduan.
Selintas,
perjumpaan itu hanya bayang yang dalam waktu singkat akan pudar dimakan ingatan.

Aku sendiri masih utuh dengan tanya yang belum reda
Tengadah pada bayangmu yang semakin susah diterjemahkan
Tak ada lagi senja yang meredakan amarah
Warna disana menjadi semakin palsu tertimpa keegoisan

Aku harus apa sayang?
Atau kita harus bagaimana??
Lelah menyeka airmataku sendiri
Bergetar menahan lemahnya kaki berpijak sesaat setelah ragu datang meyapaku

Datanglah dengan hati yang bulat penuh agar genaplah anganku
Datanglah segera, saat matahari mulai gelap
Supaya kita telisik bersama jalanan tanpa curiga
Lalu kembali berlari melawan waktu

_dyazafryan_

25 thoughts on “Mengeja Bayangmu (Musikaliasasi Puisi)

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s