“Untuk Bahagiamu, Untuk Surgamu”


Surat ketigabelas, 13 Februari 2014

Surat ini bukan tentangku. Surat ini ditulis untuk mewakili perasaannya, teman sekerja dan tertulis disini.

Surat ini adalah tentang semangat dan airmata, bahwa segalanya adalah cobaan, dan aku berharap selalu bisa melewatinya. Tuhan, Engkau adalah Yang Esa, yang punya andil dari segala kehidupan, yang memberikan segala kebahagiaan dan kesedihan.

Bahwa aku sangat mencintai ibuku, segalanya untuk ibuku, dan kini Engkau telah membawanya kembali menghadap-Mu. Karena semuanya memang akan kembali pada-Mu. Airmata ini adalah untuk Ibu. Jagalah ia disisi terbaik-Mu. Berilah ia tempat terbaik.

Ibu, Entah apa yang ingin aku ungkapkan. Karena kau tak sempat melihat cucumu, anakku yang akan lahir tak lebih dari dua minggu lagi. Berjanjilah, kau akan melihat anakku lahir dari tempat yang terbaik disana, surga.

Doaku dan segalanya yang terbaik akan menyertai perjalanan menuju surgamu.

-Surat dari Aji

_dyazafryan_

26 thoughts on ““Untuk Bahagiamu, Untuk Surgamu”

  1. lama nggak kemari, banyak yang terlewatkan..
    maaf Yaz, jarang berkunjung…

    *mau baca lainnya dulu..

    btw, tentang ibu…selalu ada doa doa terbaik untuk wanita penuh welas asih ini.

  2. Semoga Ibu bahagia dan bisa melihat kebahagiaan anak cucunya dari surga. Amiiin..

    Suratnya bagus, Bang. Aku terharu.. :’)
    Ada yang datang ada juga yang pergi. Tapi aku yakin temen Abang itu bisa mendidik anaknya sebaik ia dididik oleh Ibunya.

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s