Kepada Pagi, Untuk Mentari.

Surat Ketujuh belas, 23 Februari 2014.

Sudah lama surat-surat tak terkirim, entah kepada siapa ia ingin mendarat dan terbaca.

Hari ini, satu surat ingin tertulis dengan sederhana.

Mentari Pagi bulan Juni

Mentari Pagi bulan Juni

Kepada pagi. Aku ingin kau tahu, bahwa setiap hangat yang menyentuh kulit,  ketika aku menghirup napas dan memandangmu adalah sebuah anugerah.

Kepada pagi. Bukan aku tak pernah bangun pagi, hanya saja aku tak meluangkan beberapa menit untuk diam dan memejamkan mata, lalu menikmati hangatmu bersama titik embun yang ingin jatuh dari ujung dedaunan yang hijau atau yang mulai menguning.

Kepada pagi. Lihatlah sinarmu disela-sela rimbun dedaunan, surga dunia bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan bahkan manusia. Memberi sebuah semangat untuk mengawali hari.

Kepada pagi, untuk mentari. Ingatlah, aku tak melupakanmu.

_dyazfryan_

A Photo Week Challenge: From Color to BW

Hmm.. for a long time, i dont join a A Photo Week Challenge. But Today, i want try to join A Photo Week Challenge. With the Theme from color to BW.

I took one photo from my file and i got one. That photo taken not far from my home, and take some BW photos is my favorite.

 SONY DSC

and then i change it into BW in photoshop. Actually, i have black and white from that photo, but i prefer change it in Photoshop. Just in Black and White. The result is..

SONY DSC

The title of that Photo is “Help Me”. I hope you understand what i mean.

“When you photograph people in color, you photograph their clothes. But when you photograph people in Black and white, you photograph their souls!” -Ted Grant

_dyazafryan_

Saling Berbagi Yuk..

Bagaimanapun kita adalah manusia yang harus saling berbagi. Karena kita semua sama dan tak ada perbedaan di mata-Nya.

Hari Sabtu, tanggal 15 Februari pukul 16:00, kami para pemuda di Palembang, khususnya para Komunitas-komunitas yang ada di Palembang berkumpul mengadakan suatu acara sosial, Yaitu saling berbagi dan makan bersama dengan para teman-teman anak jalanan.

Biasanya orang-orang hanya memberikan makanan atau bantuan kepada mereka, tapi kali ini kita tak hanya ingin berbagi tapi ikut didalamnya dengan makan bersama. Duduk bersama, bercerita, tertawa dan berbagi.

Kegiatan ini di persembahakan dari teman-teman komunitas di Palembang, antara lain  Darah Untuk Sumsel, Saling Bedolor, Bedolor Galo, Malam Puisi Palembang, Standup Comedy Palembang, Red Orchid, Blood for Life Palembang, K-Pay dan lainnya.

1

2

Tak hanya saling bercerita, ngobrol bareng dengan anak jalanan, tapi mereka juga memberanikan diri untuk sedikit menunjukan bakat mereka pada kita-kita yang hadir, seperti menyanyi. Suara mereka juga unik dan bagus. Namun dibalik itu semua, Semangat mereka harus kita apresiasi.

3

4

5

Jadi tujuan kegiatan ini adalah bahwa kami ingin merangkul mereka secara pelan-pelan, memberikan pemahaman bahwa mereka bisa jadi lebih baik. Jika mereka tak seperti apa yang banyak orang pikirkan. Mereka punya kesempatan, punya bakat, dan bisa membuktikan bahwa mereka adalah sama seperti orang-orang. Terkadang kesempatan hanya belum mereka dapatkan.

Mereka adalah teman-teman kita yang harus kita dukung dan kita gandeng. Kita harus dapat mengubah mindset tentang pikiran bahwa mereka hanyalah anak jalanan, orang yang tersingkirkan, dan kehidupan keras menjadi pemikiran tentang mereka yang punya banyak kreatifitas dan bakat dan mereka bisa lebih baik.

Selain itu juga, kita ingin membuka sebuah sanggat belajar untuk mereka. Untuk berbagi ilmu kepada mereka, seperti musik, melukis, menggambra, memotret dan banyak bidang lainnya hingga mereka memiliki kualitas yang baik.

Kami berharap kegiatan ini akan terus dapat terlaksana dan dapat membantu para sahabat-sahabat kita dijalanan yang belum mendapatkan kesempatan.

8

6

7

“Kita harus bisa buktikan bersama-sama bahwa teman-teman seperti mereka punya kehidupan dan kualitas yang baik”

_dyazafryan_

This slideshow requires JavaScript.

Aku Ingin Hujan

Surat keenam belas, 16 Februari 2014

Untuk beberapa waktu, aku merasakan seperti ada yang hilang. Entah itu tentang apa, entah itu karena apa.

Ada sesuatu yang sepertinya gersang, yang jauh tak kurasakan. Mungkin itu rindu.

Aku butuh hujan, yang mampu meredakan kering. Untuk hati yang hampir mati, untuk dunia yang sedang panas.

Aku rindu titik-titik air itu jatuh ditelapak tangan ini, atau hanya sekedar memberi rasa sejuk pada hati yang ingin tenang.

Aku rindu bau hujan, rindu suara derasnya yang jatuh pada genting rumah, rindu pada ujung daun yang meneteskan butir-butir hujan.

Dear hujan, turunlah meski sesaat. Beri aku anugerah dari hadirmu.

_dyazafryan_

Malam Puisi Palembang 6 #LovePoetry

Hei.hei.hei… Malam Puisi Palembang hadir lagi nih.. eits kali ini bukan hanya kota Palembang loh. Karena 24 kota melaksanakan Malam Puisi serentak se-Indonesia. uwuwuw.. Keren kan.

Kali ini Malam Puisi bertajuk #LovePoetry karena bertepatan dengan hari yang mereka sebut Valentine. Seperti biasa, Acara Malam Puisi Palembang dilaksanain di Cafe Beranda Cafe. Kali ini Para tim melakukan sesuatu yang luar biasa, karena serba berbeda. Mulai dari setting tempat, dan lain.lain.

Malam Puisi Palembang #lovepoetry

Malam ini penuh cinta, penuh rasa bahagia. Mulai dari membaca Puisi, akustik gitar, suprise untuk kekasih. Ada yang membaca puisi duet bersama sang pacar, ada yang ditujukan untuk pacar meski dibacain sendiri. Para pengunjung yang datang juga membludak. Hingga acara baru selesai pada pukul 23:30 malam.

Malam Puisi Palembang kali ini sangat menarik dan berbeda, semua tampak indah. AWSOMAZING!!  Pastinya Malam Puisi di kota-kota lain juga tak kalah menariknya. 😀

Aku enggak bisa banyak menuliskan tentang Malam Puisi Palembang kali ini, karena cuma ingin menampilkan foto-foto yang telah diambil.

So, ucapan beribu-ribu terima kasih buat semua aspek yang telah membantu dan menyukseskan acara ini dari awal hingga akhir. Mulai dari Tim Penggerak, dari kru Beranda Cafe, Riccoustic and the side project, standup comedy Palembang, dan semua pengunjung setia yang selalu menyukseskan acara. Terima kasih semuanya 😀

Sukses dan maju terus buat Dunia Puisi di Indonesia, khususnya Palembang.

Sukses buat Malam Puisi.

_dyazafryan_

This slideshow requires JavaScript.