Kembalikan Bumiku


Dimana hijauku?
Warna yang menyejukan mata, memberi satu kata yang disebut indah.

Dimana teduhku?
Gersang tanah membunuh nyawa dunia, membawa satu kata yang disebut kehancuran.

Dimana pohonku?
Berganti gedung-gedung tinggi pembawa ilusi, menggiring satu kata yang disebut petaka.

Dimana segarku?
Asap menjadi racun yang mengisi hari-hari, menuntun satu kata yang disebut kematian.

Dimana bumiku?
Inikah bumiku?

Aku ingin bumiku kembali.
Hijau, teduh, dan segar.

Kembalikan bumiku,wahai perusak.
Kembalikan bumi seperti yang dulu.

Tulisan bentuk Puisi ini diikutkan dalam proyek Menulis #30DaysSaveEarthΒ by @unidzalika dan @jungjawa

8 thoughts on “Kembalikan Bumiku

  1. patut kita sadari bahwa kerusakan semua disebabkan karena ulah tangan kita sendiri yang kurang bertanggung jawab.
    sedari kini, minimal kita meminimalisir kerusakan yang bisa dicegah dengan tindakan preventif yang bisa selamatkan alam.πŸ™‚

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s