Hai, apa kabar kamu? :)


Cinta bisa datang kapanpun, dimanapun, dan kepada siapa saja. Cinta memberi sebuah rasa, menciptakan banyak kata-kata serta melahirkan sebuah rasa rindu. Cinta punya cara yang luar bisa untuk membuat kita jatuh dan terjebak didalamnya. Cinta menciptakan sesuatu yang tak akan pernah kau lupakan. Bahkan akan ada satu cinta yang nantinya menjadi sebuah cerita terbaik dalam hidup kita. Banyak orang menyebutnya “Cinta Pertama” atau “First Love”.

Cinta pertama nggak selalu terjadi pada pacar pertama, tapi mungkin sebagian orang berpendapat lain. Banyak orang yang mungkin bisa merasakan cinta pertamanya, dan aku?. Sepertinya aku nggak terlalu memikirkan siapa cinta pertamaku atau sebagainya terkadang aku nggak perduli. But, setidaknya aku punya perasaan dan cinta yang lebih pada seseorang. Cinta yang aku pernah dapati, aku rasakan dan benar-benar yang membuat hidup aku jadi lebih baik, walaupun sebenarnya nggak begitu baik. Cinta pertama terkadang diartikan sebagai cinta yang nggak pernah kita lupakan, memberi sebuah arti yang mendalam pada kehidupan kita, mungkin seperti itu. Yah.. hatiku berkata begitu. Ah.. Cinta pertama..

***

Aku tak pernah tau kapan cinta itu datang, tak pernah tau. Hingga pada saatnya aku tersadar, aku sedang jatuh cinta, jatuh cinta padanya, dan aku benar-benar tak menyangka. Entah kapan pertama kali aku mengenalnya, kita berada pada kelas yang berbeda. Tapi aku masih sangat tau bagaimana aku bisa mengenalnya dulu.

Pada suatu ketika, aku melihatnya ada didepanku, aku melihat dia berjalan, dengan tas ransel pink nya menuju ke arahku. Aku mendengar dia menyapaku “Hai”, katanya. Dia lalu menaruh tasnya didepan mejaku. Kini dia berada satu kelas bersamaku dan duduk didepan mejaku. Belum ada cinta pada saat itu, dan itu adalah awal terbentuknya cinta.

Menjadi teman curhat, ngobrol, tertawa dan sebagainya membuat cinta itu muncul dan muncul pada saat yang salah. Cinta kita terbentuk tanpa kita sadari, walau pada awalnya salah, tapi cinta telah mengalahkan semua. Telah lama kita menjadi teman tanpa status pasti. Dan pada akhirnya kita memutuskan bersama dan melupakan keadaan yang salah. Kesetiaan, penghianatan, kesedihan, kesakitan, keindahan selalu menyertai perjalanan cintaku dan dia. Putus nyambung, kemudian putus dan bersama lagi dengan banyak situasi membuat kita tahu bahwa cinta itu selalu menghampiri kita walau terpisah. Tapi tak bertahan lama, ketika kesalahanku membawa hasil buruk padaku juga. Ketika penghianatan yang telah terlanjur hadir membuat cinta itu perlahan pergi dan membuat dia lebih memilih cinta lain.

“Aku tau aku salah, tapi apa harus dengan ini membalasnya” kataku padanya pada suatu kesempatan.

“Maaf, aku hanya butuh kepastian dan aku datang bersama dia padamu hanya untuk memastikan, dan aku milih dia, maaf” kata yang dia ucap pada saat itu, dan aku tetap ingat.

Dan cinta itu telah pergi, mungkin sudah hampir 2 tahun. Terkadang cinta itu masih hadir, dan aku nggak pernah tau perasaan nya padaku kini. Ada cerita yang tak tertulis dan hanya tersimpan.

Aku banyak belajar dari hubungan ku dan dia. Semuanya yang aku alamin bareng dia adalah pembelajaran. Ada cinta yang tak pernah hilang dan tak terlupakan sampai kini. Cinta yang harusnya sudah hilang dan harus hilang. Cinta yang harusnya menjadi kenangan dalam hidupku. Sebenarnya aku tak ingin menyebutnya cinta pertama, kadang aku hanya ingin menyebutnya kisah cinta yang punya cerita tak terlupa.

Hai, apa kabar kamu?🙂

_dyazafryan_

25 thoughts on “Hai, apa kabar kamu? :)

  1. Mas dyaz tanya kabar asmie? waaa terima kasih, asmie baik lho..

    #dilempar semangka nie asmie soal e GR duluan.. -gak ada yang nanya asmie.. asmie…# he he he

    Semangka mas Dyaz … !!

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s