Nyagia dan Lagu “nyamuk nakal”


“banyak nyamuk dirumaku gara- gara aku malas bersih-bersih” . Itu adalah penggalan lagu nyamuk nakal yang dinyanyiin oleh eno lerian dan sedang diputar disini.
Aku kemudian terbang rendah menuju vas bunga kecil di dekat pintu masuk sebuah taman kanak-kanak. Namaku Nyagia. Kata orang tuaku sih artinya nyamuk yang bahagia. Tapi sampe saat ini aku juga nggak pernah merasa sebahagia mereka memberi nama itu.

“Apa salahku tuhan?” kataku dalam hati, kemudian aku menangis. Mungkin kalian nggak pernah kebayang bagaimana nyamuk nangis dan sekarang aku lagi nangis loh. Ohya, just for your infromation, aku ini laki-laki ya. Nama aku aja yang kayak perempuan, karena mamiku pengen banget punya anak perempuan. *hening*
Aku masih menangis, sampai mamiku datang menghampiri.
“kamu kenapa sayang” tanya mamiku
“Aku nggak kenapa-kenapa mi” jawabku seolah-olah tak terjadi apa-apa.
“oh yawdah” jawab mamiku pelan.
*aku pingsan*
“MAMIIII!! aku lagi sedih tauk..” kataku mengerutu

“kamu kenapa nak?” mami bertanya kembali.

” mami tau lagu yang sedang diputer ini” tanyaku

“Tau. ini judulnya nyamuk nakal kan?”

“iah mi, aku kesel sama lagu ini. Coba deh mami liat liriknya, nih mi” aku nunjukin browser hapeku. “banyak nyamuk dirumaku gara- gara aku malas bersih-bersih” tuh mi baca. “kan mereka yang malas bersih-bersih, kenapa jadi kita yang harus kena salahnya” aku bicara kesal pada mamiku.

“Trus?” jawab mami singkat.

“terus mereka bilang kalau nyamuk suka menggoda mereka, padahal kita semua nggak menggoda kan, kita kan cari nafkah.” rutukku.

“terus?” jawab lagi mami singkat

* aku minum racun nyamuk*

“mami dari tadi terus-terus aja, lagi markirin mobil ya?”. Satu lagi mi, kenapa judulnya nyamuk nakal, kenapa nggak lalat nakal atau tikus nakal? kan mereka juga ada dalam lagu itu”. sambung aku dengan penuh emosi. ” Mi, dimana perikenyamukan mi?” aku menangis

“yawdah, kita kan hanya seekor nyamuk, kita nggak bisa apa-apa. Kita nggak bisa ngelapor ke DPR, nanti kita malah tewas dalam perjalanan disana. kita terima aja ya nak.” kata mami sambil twitteran lewat hape aku.

“aku mau pergi mi dari sini, aku capek di taman kanak-kanak ini. Aku mau pindah ke SMA diseberang sana.” Aku melihat SMA itu.

“kamu yakin” tanya mami.

” Aku yakin mi, tekat aku sudah bulat mi, mungkin disana aku akan menemukan kehidupan baru yang lebih indah mi” aku menggepalkan tanganku.

Mami masih sibuk dengan hape yang aku pinjemin.

“yawdah sana gih, siap-siapin apa aja yang mau kamu bawa, mami mau kerja dulu” mami terbang..

“MAMIIIIIIII!!!!” aku teriak..

“Kamu kenapa, masih nggak rela yang ditinggal mami” muka mami berseri-seri.

“nggak mi, tapi… Hape aku balikin”

*mami pingsan*

 

Aku kemudian memulai hidup baru di SMA depan taman kanak-kanak. Aku tinggal di Lemari buku Kelas 3 IPS 2, karena tempat ini yang paling murah. Yah,, cewek-cewek dikelas ini lumayanlah. *Aku tersenyum*.

Sesekali aku menelepon mami yang udah punya hape sendiri. Hidup disini sangat penuh perjuangan. Bagiku itu nggak apa-apa yang penting ย disini nggak ada lagu nyamuk nakal.

_dyazafryan_

18 thoughts on “Nyagia dan Lagu “nyamuk nakal”

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s