Lelahnya Langkah.


Lihatlah Hati ini, lihatlah mata ini, lihatlah diri ini. Semakin lelah menahan semua beban derita akan suatu masalah.

Aku tak pernah ingin menyerah, aku juga tak pernah ingin berhenti.

Tapi entah mengapa aku ingin sejenak diam tak bergerak. entah untuk apa. untuk berpikir? untuk merasakan? untuk memahami?.

berpikir apa? merasakan apa? memahami apa?

belum ada jawaban, hanya beribu pertanyaan muncul tanpa henti sebelum bisa menemukan satu jawaban.

G ada yang salah sama kita sebenarnya. Kalaupun ada, ya kita masing-masing punya salah. Aku yang tak bisa begini, dan kamu bisa begitu atau aku bisa begini dan kamu tak bisa begitu.

Ada keresahan dibalik semua hari2 yang bisa aku dan kita lewati. Apakah kita bisa baik2 saja atau tidak.

Ada kerinduan dibalik semua rasa dan perasaan yang datang. Apakah kita bisa baik2 saja atau tidak.

Sedikit kata bisa mewakili semua. Tapi kenyataanya tak semua yang kau katakan itu adalah semua perasaanmu itu.

Begitu juga dengan aku.

Aku begini tak seluruhnya begini.

Entahlah, sampai saat ini pun aku masih tak bisa berkata2 apa, tentang hal ini.

Melepas semua demi suatu ego atau melepas ego demi  semua?

Maafkan aku untuk saat ini, maafkan aku untuk keputusan ini.

Yang pasti aku g pernah mencoba untuk berhenti dan kita masih bicara tentang masalah ini kembali, pada saat yang tepat nanti.

Aku merasakan ada air mata yang jatuh, tapi tak terlihat.

Aku merasakan Kesedihan yang mendalam, tapi tak terungkap.

Banyak yang ingin kutulis, tapi tertahan dan tangan ini mulai berhenti.

_dyazafryan_

One thought on “Lelahnya Langkah.

Mari Berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s